Kamis, 11 Mei 2017

belajar sukses dari lebah



1.       Belajar sukses dari lebah
             Tidak asing rasanya jika kita mendengar satu hewan istimewa ini,  salah satu hewan yang mempunyai banyak keunikan dibanding hewan-hewan lain yaitu lebah. Banyak hal yang dapat kita pelajari dari kehidupan seekor lebah selain mengandung obat yang sangat mujarab juga memiliki keunggulan cara berkehidupan yang baik.
             Cukup berdiri dan memngamati didepan sarang lebah bagaimana cara mereka menjalankan system kehidupan, dengan demikian kita akan mendapatakan pembelajaran hebat bagaimana menjadi sukses.
         Lebah adalah sebuah pembelajaran hidup yang harus kita ketahui dan mengambil pembelajaran darinya, lebah adalah hewan yang memiliki system perusahaan yang paling hebat dipermukaan bumi. Lebah memiliki  system social tinggi ,kompak ,kokoh ,integral ,dan terpadu yang tidak bisa ditiru oleh masyarakat manusia yang paling hebat sekalipun Kenapa demikian mari kita simak beberapa hal dibawah ini:
1)      Kepemimpinan yang cerdas
Lebah memiliki pemimpin yang disebut ratu lebah, Ratu lebah memiliki ukuran tubuh yang paling besar dibandingkan lebah lainnya . Koloni ini dipimpin oleh seekor ratu lebah yang tidak memiliki saingan ratu lebah lainnya . setiap lebah yang menjadi anggota disebuah sarang merasakan keberadaan sang ratu didalam sarang melalui zat yang disekresinya ,lalu disebarkan oleh para lebah pekerja keseluruh individu anggota sarang menariknya ratu lebah meletakkan dan memisahkan telur-telurnya ditempatnya masing-masing sesuai dengan isi telur tersebut .telur yang berisikan bakal ratu lebah diletakkan ditempat tersendiri ,begitu juga dengan telur yang berisikan bakal lebah pejantan dan bakal lebah betina .ini karena masing-masing telur tersebut mendapatkan suplai makanan dan perawatan yang berbeda –beda sesuai dengan jenisnya .hal ini menunjukkan seakan-akan ratu lebah telah mengetahui jenis lebah yang akan menetas dari telur-telur yang dihasilkannya. Jika seorang pemimpin cerdas dalam membuat sebuah sitem dan menjalankannya dengan baik maka keberhasilan pasti akan ia dapatkan dalam memimpin.
2)      Pembagian tugas
       Lebah memiliki lingkungan sosial yang terstruktur. Masing-masing lebah memiliki peran tersendiri serta menguasai perannya dengan baik. Secar genetika mereka deprogram untuk tidak menyalahi wilayah yang bukan merupakan wewenangya, Dengan demikian  dapat kita ambil hikmah bahwasanya allah swt menghendaki untuk menciptakan sebuah koloni yang berlandaskan system kerja sama tertinggi,keintegralan,pembagian kerja ,aktivitas kerja yang continiu dan produktiv ,serta system pengaturan yang mengagumkan, berdasarkan perintah structural ,dan bukan berdasarkan perintah yang bersifat pembebanan karena itu anda tidak akan menemukan ketidak seimbangan dan kerusakan dalam koloni lebah .
         Masing-masing lebah betina pekrja memiliki tugas dan pekerjaan sendiri sesuai dengan usia dan kemampuan fisik yang ia miliki .akan tetapi pada kondisi terpaksa dan berbahaya dan pada musim sulit, setiap lebah pekerja betina melakukan pekerjaan apa saja yang dibebankan kepadanya .
           Ada lebah betina dayang/pelayan yang bertugas melayani sang ratu dan membawakan makanan khusus untuknya ,ada yang bertugas mengasuh dan merawat anak-anak lebah serta memberinya makanan yang sesuai .ada lebah pekerja betina  yang bertugas mendatangkan air kedalam sarang dan ada bertugas memberi ventilasi udara didalam sarang pada musim panas, menghangatkannya pada musim dingin dan membasahi sarang disaat musim kering,ada yang bertugas membersihkan sarang ,menjadikan tembok-temboknya halus mengkilat dengan menggunakan zat-zat khusus . ada lebah betina yang bertugas menjaga sarang dari musuh dan tidak memperbolehkan setiap lebah masuk kedalam sarang selama ia tidak menyampaikan sandi rahasia .
        jika ia tidak menyampaikannya ,lebah betina penjaga tersebut akan membunuhnya .sandi tersebut akan diubah ketika kondisi berbahaya .ada lebah betina pekerja lainnya yang  bertugas membentuk sel-sel lilin penyimpan madu berbentuk segi enam yang saling menyatu dan tersambung tanpa ada sedikitpun cela dengan pola dan desain yang tidak bisa ditiru oleh para arsitek ulung sekalipun.ada lebah betina yang bekerja mencari lokasi –lokasi bunga .jika telah menemukan lokasi bunga mereka langsung kembali kesarang dan menari dengan pola dan gerakan-gerakan tertentu.tarian tersebut menunjukkan arah lokasi bunga dan jaraknya kepada para lebah betina lainnya .tingkat kecepatan gerak tarian menunjukkan apakah jumlah bunga yang ada banyak atau sedikit .para lebah pekerja betina langsung berterbangan  menuju lokasi bunga untuk mengisap sari bunganya karena nectar atau sari bunga merupakan bahan dasar madu .terkadang , jarak lokasi bunga dari sarang bisa mencapai 10 km .lebah-lebah pekerja betina tersebut akan kembali lagi kesarang setelah mereka mengambil sari bunga yang ada dengan cara yang masih belum diketahui hingga kini.
Jika seseorang pekerja mampu mengetahui perannya dalam perusahaan dengan baik dan menguasai peran tersebut, maka kinerja yang dihasilkannya akan meningkat dan perlahan akan menghantarkannya kepada keuksesan, begitu juga jika perusahaan mampu menerapkan hal ini, maka tidak akan ada konflik peran.
         Meski lebah memiliki peran yang berbeda-beda, kawanan lebah memiliki satu tujuan yang sama. Begitu juga dengan sebuah perusahaan, pemimpin harus mampu menjaabarkan tujuan professional secara jelas, sehingga para karyawan dengan berbagai macam peran bersama-sama untuk satu tujuan pasti dimasa yang akan datang.
3)      Semangat kerja sama
Kerjasama bagi lebah lebih penting dibandingkan kompetisi. Tak seperti yang ada saat ini, dunia kerja sarat akan kompetisi, namun tidak sama sekali bagi lebah. Mereka tau bahwa mereka tidak akan mampu mencapai tujuan hanya bekerja seorang diri, sehingga mereka bekerja sama secara rukun dengan rekan-rekannya.
           Begitu juga dengan karyawan dan perusahaan. Menyatukan pengetahuan dan pengalaman, serta saling bekerja sama akan membuat pekerjaan menjadi efektif. Tak ada konflik yang terjadi, masing masing saling mendukung dan membantu dalam menjalankan perannya.
4)      Bekerja keras
            Untuk mendapatkan setetes sari madu bunga (nectar ), seekor lebah harus hinggap diatas seribu bunga atau  lebih ,dan untuk menghasilkan 100 gr nectar lebah membutuhkan sekitar 1000.000. bunga. Laju kecepatan terbang lebah mencapai lebih dari 65 km/jam, hampir menyerupai kecepatan mobil. Jika sedang membawa nectar ,laju kecepatannya menurun menjadi sekitar 30km/jam .perlu kita ketahui juga bahwa nectar yang dibawa oleh lebah mewakili dua pertiga ukuran berat lebah itu sendiri( berat tubuhnya hanya sepertiganya ).
            Untuk membawa 1 kg madu ,lebah menempuh jarak terbang mencapai kurang lebih dari 400.000. kilometer .dengan kata lain untuk 1 kg madu ,dibutuhkan terbang dengan jarak 10 kali mengelilingi bola bumi pada garis khatulistiwa ,yakni menyamai sepuluh kali lipat keliling bumi . dan ketika dibawa terbang  nectar mengalami proses perubahan kimiawi.
           Sebagai perbandingan , bebrapa negara industri maju mengangkut bahan-bahan mentah dari satu benua ke benua lain ,diatas kapal tersebut dalam perjalanan dilakukan berbagai proses yang sangat rumit terhadap bahan-bahan mentah tersebut guna menghemat waktu dan tenaga .jika manusia telah mampu menciptakan cara seperti itu ,dalam hal ini ,lebah jauh lebih maju dibandingkan manusia.
        Tak ada keberhasilan yang bisa diraih tanpa kerja keras dan ketekunan, mereka yang hanya bermalas-malas hanya akan semakin tertinggal dan tergeser oleh yang bekrja keras.

5)      Tepat waktu
          Lebah merupakan serangga paling cakap dalam mengumpulkan ,mengangkut dan menyimpan sebanyak mungkin sari bunga ,dalam waktu sesingkat mungkin dan dengan tenaga seefesien mungkin .lebah juga merupakan serangga paling cakap didalam proses penyerbukan tanaman untuk membantu dalam menghasilkan benih dan buah.
          Para lebah pergi ketempat yang sama yang sebelumnya telah diidentifikasi ,untuk mengambil sari bunga dari jenis yang sama yang sebelumnya juga telah diidentifikasi. ada yang sangat menarik disini bahwa berbagai penyakit lebah tidak bisa menular kepada manusia melalui madu yang dihasilkannya .
       Lebah memiliki kemampuan untuk mendeteksi  waktu yang sangat sulit dijelaskan, lebah mampu mengetahui  kapan setiap jenis bunga yang ada memproduksi sari dan nectar dan kapan waktu menyebarkan serbuk sarinya. lebah akan mengunjungi kembali bunga-bunga tersebut pada waktu yang tepat.
         Ketepatan waktu adalah etika professional umum yang tak jarang dilanggar oleh manusia. Bagi lebah tak ada kata terlambat. Mereka selalu tepat waktu untuk menghasilkan madu yang optimal. Begitu juga bagi pekerja dalam sebuah perusahaan dan termasuk untuk diri sendiri dalam menjalani kehidupan harus mampu menyelesaikan segala sesuatu dengan tepat waktu.
6)      Kewajiban dulu baru hak
Bagi lebah, kepentingan kawanannya adalah yang harus diutamakan dibanding kepentingan pribadinya, mereka bekerja mengambil madu untuk kepentingan kelompok. Namun dengan mendahulukan kepentingan kelompoknya system kerja lebah berjalan dengan baik. 
Begitu juga dalam menjalankan kehidupan sehai-hari, masih diantara kita yang mengerjakan sesuatu yang tidak penting padahal masih banyak kewajiban yang mestinya harus dilakukan. Jika kita tidak mengikuti cara lebah dalam bekerja maka kata suskes dalam hidup kita akan jauh dari yang diharapkan.
Note :” hal kecil bermanfaat lebih  baik daripada hal besar tapi tak berguna.